Yanan gizi rumah sakit kementerian kesehatan ri


Bab X. Keamanan Makanan, Sanitasi dan Keselamatan Kerja



Download 1.98 Mb.
Page138/190
Date15.04.2019
Size1.98 Mb.
1   ...   134   135   136   137   138   139   140   141   ...   190
Bab X. Keamanan Makanan, Sanitasi dan Keselamatan Kerja 

54

BAB X



KEAMANAN MAKANAN, SANITASI DAN

KESELAMATAN KERJA

Keamanan Makanan 




64

PGRS-BAB X



Bab X. Keamanan Makanan, Sanitasi dan Keselamatan Kerja 

56

Adanya bau busuk karena gas amonia, sulfida atau senyawa 



busuk lainnya, Terbentuknya lendir pada permukaan ikan, Adanya 

perubahan warna yaitu kulit dan daging ikan menjadi kusam atau 

pucat, Adanya perubahan daging ikan yang tidak kenyal lagi

Tumbuhnya kapang pada ikan kering. 

3)  Susu dan produk olahannya 

Susu juga termasuk bahan makanan yang mudah rusak oleh 

mikroba. Tanda-tanda kerusakan susu adalah: Adanya perubahan 

rasa susu menjadi asam, Susu menggumpal, Terbentuknya 

lender, Adanya perubahan bau menjadi tengik, Tumbuhnya 

kapang pada produk olahan susu. 

4)  Telur dan produk olahannya 

Telur utuh yang masih terbungkus kulitnya dapat rusak baik 

secara fisik maupun karena pertumbuhan mikroba. Tanda-tanda 

kerusakan telur utuh adalah: Adanya perubahan fisik seperti 

penurunan berat karena airnya menguap, pembesaran kantung 

telur karena sebagian isi telur berkurang, Timbulnya bintik-bintik 

berwarna hijau, hitam atau merah karena tumbuhnya bakteri, 

Tumbuhnya kapang perusak telur, Timbulnya bau busuk.  

5)  Sayuran dan buah-buahan serta produk olahannya 

Sayuran atau buah-buahan dapat menjadi rusak baik secara fisik 

maupun oleh serangga atau karena pertumbuhan mikroba. Tanda-

tanda kerusakan sayuran dan buah-buahan serta produk 

olahannya adalah: Menjadi memar karena benturan fisik, Menjadi 

layu karena penguapan air, Timbulnya noda-noda warna karena 

spora kapang yang tumbuh pada permukaannya, Timbulnya bau 

alkohol atau rasa asam, Menjadi lunak karena sayuran dan buah-

buahan menjadi berair. 

6)  Biji-bijan, kacang-kacangan dan umbi-umbian  

Meskipun sudah dikeringkan, biji-bijian, kacang-kacangan dan 

umbi-umbian dapat menjadi rusak jika pengeringannya tidak 

cukup atau kondisi penyimpanannya salah, misalnya suhu tinggi 

atau terlalu lembab. Tanda kerusakan pada biji-bijian, kacang-

kacangan dan umbi-umbian adalah adanya perubahan warna dan 

timbulnya bintik-bintik berwarna karena pertumbuhan kapang 

pada permukaannya. 

7)  Minyak goreng 

Tidak menggunakan minyak goreng daur ulang atau minyak yang 

telah digunakan lebih dari dua kali proses penggorengan. Tanda 

minyak daur ulang komersial adalah harganya murah, ada 

kemungkinan sudah diputihkan, dan makanan hasil 

penggorengannya akan menyebabkan tenggorokan gatal jika 

dikonsumsi.  

Minyak goreng yang lebih dari dua kali penggorengan biasanya 

warnanya sudah hitam kecoklatan. Selain itu, waspadai pula 

penggunaan bahan plastik oleh penjaja gorengan yang digunakan 

untuk meningkatkan kerenyahan gorengan. Tandanya makanan 

gorengan tampak tersalut lapisan putih dan gorengan akan tetap 

renyah meskipun telah dingin. 

 

 

 





Asuhan gizi   adalah  
B.  ruang lingkup 
Registered dietisien
Tim asuhan gizi/ nutrition suport tim (nst)/tim  terapi  gizi 
Standar  profesi tenaga gizi  
Nutrisionis registered 
Bab ii  konsep pelayanan gizi rumah sakit 
A.  visi   
D.  mekanisme pelayanan gizi rumah sakit 
Bab iii  pelayanan gizi rawat jalan 
C. mekanisme kegiatan 
Bab iii pelayanan gizi rawat jalan
Mekanisme pelayanan konseling gizi di  rawat jalan 
Bab iv   pelayanan gizi rawat inap 
Bab iv pelayanan gizi rawat inap
Bab v penyelenggaraan makanan
C.  mekanisme kegiatan 
D.  ruang lingkup penelitian dan pengembangan 
Pengembangan gizi  
Bab vii  ketenagaan pgrs 
B.   kualifikasi tenaga gizi  di rumah sakit  
Registered dietisien ( rd)
Permenkes no 26 tahun 
Teknikal registered dietisien (trd)
C. standar tenaga gizi di rumah sakit 
Kebutuhan  tenaga gizi berdasarkan kelas rumah sakit 
D.  pembinaan tenaga
A. pengertian  biaya 
B. konsep perhitungan biaya
Bab viii. pembiayaan pelayanan gizi 
Simposium, seminar dan sejenisnya. 
Bab viii  pembiayaan pelayanan gizi 
C.  biaya makan    
Skema komponen biaya dalam kegiatan pelayanan gizi rumah sakit 
Skema komponen biaya dalam kegiatan pelayanan gizi rumah sakit
Biaya satuan normatif
Bab ix   sarana dan prasarana pgrs 
B.  sarana dan prasarana pelayanan gizi rawat inap 
A.  sarana dan prasarana pelayanan gizi rawat jalan 
C.  sarana penyelenggaraan makanan 
Gambar 7 gambaran kebutuhan ruangan
Bab x   keamanan makanan,  sanitasi dan 
Bab x. keamanan makanan, sanitasi dan keselamatan kerja 
Penyimpanan makanan masak 
B.  hygiene & sanitasi makanan 
Higiene tenaga penjamah makanan
Tabel 4. syarat higiene penjamah makanan 
Bab xi pengawasan dan pengendalian mutu
B. tujuan pengawasan & penegendalian mutu 
D.  pencatatan & pelaporan pgrs 
Pencatatan & pelaporan
Bab xii  penutup 
Bab xii penutup
Lampiran   
Skrining gizi  awal dengan mst (malnutrition screening tool) 
Catatan asupan makanan pasien 
Tanda tangan, 
No  jenis bahan makanan 
Perspektif  indikator 
B. perumusan masalah  
A.  data umum 
B. perumusan masalah 



Share with your friends:
1   ...   134   135   136   137   138   139   140   141   ...   190


The database is protected by copyright ©userg.info 2017
send message

    Main page

bosch
camera
chevrolet
epson
fiat
Honda
iphone
mitsubishi
nissan
Panasonic
Sony
volvo
xiaomi
Xperia
yamaha